Reflection

"Some people come into our lives and quickly go; Some stay for a while, leave footprints on our hearts, and we are never, ever the same...Flavia Weedn"


Showing posts with label Love of God. Show all posts
Showing posts with label Love of God. Show all posts

Wednesday, September 15, 2010

WAKTU TUHAN

DI DALAM HIDUP INI
SEMUA ADA WAKTUNYA
ADA WAKTUNYA KITA MENABUR
ADA WAKTU MENUAI

MUNGKIN DALAM HIDUPMU
BADAI DATANG MENYERBU
MUNGKIN DOAMU BAGAI TAK TERJAWAB
NAMUN YAKINLAH TETAP

TUHAN TAK AKAN TERLAMBAT
JUGA TAK AKAN LEBIH CEPAT
SEMUANYA DIA JADIKAN INDAH
TEPAT PADA WAKTU-NYA

TUHAN DENGAR DOAMU
TUHAN TAK PERNAH TINGGALKANMU
PERTOLONGAN-NYA PASTI 'KAN TIBA
TEPAT PADA WAKTU-NYA

BAGAIKAN KUNCUP MAWAR
PADA WAKTUNYA MEKAR
PERCAYA TUHAN JADIKAN SEMUA
INDAH PADA WAKTU-NYA

HENDAKLAH KITA S'LALU
HIDUP DALAM FIRMAN-NYA
PERCAYA TUHAN, NANTIKANLAH DIA
BEKERJA PADA WAKTU-NYA

KISAH DI BALIK LAGU "SENTUH HATIKU"

Mungkin banyak yang mendengar lagu Sentuh Hatiku, yang dinyanyikan oleh Maria Shandy. Akan tetapi di balik lagu itu ternyata ada sebuah kisah yang luar biasa.

Pencipta lagu ini adalah seorang anak Tuhan, dan kisah di dalam lagu itu adalah milik teman sekolahnya.

Temannya itu diperkosa oleh ayahnya sendiri dan menjadi gila, sehingga harus dipasung (dirantai) dirumahnya. Ia suka datang dan mendoakan anak itu sambil sesekali menulis lirik lagu.

Waktu pun berlalu. Dia pun pindah kota dan mulai sibuk dengan kegiatannya sendiri.

Suatu ketika anak perempuan itu menelpon dia. Tentu saja dia kaget bukan main, karena anak itu kan gila - dipasung pula. Kok sekarang bisa lepas, telpon pula?

Akhirnya anak perempuan itu bercerita:
Suatu hari entah karena karat atau bagaimana rantainya lepas. Satu hal
yang langsung dia ingat, dia mau membunuh ayahnya! Tetapi saat dia bangun, ia melihat Tuhan Yesus dengan jubah putihnya, berkata : "Kamu harus maafin papa kamu."

Tetapi anak itu tidak bisa dan dia terus menangis, memukul, dan berteriak..

Sampai akhirnya Tuhan Yesus memeluk dia dan berkata : "AKU mengasihimu."

Walaupun bergumul akhirnya anak itupun memaafkan papanya. Mereka sekeluarga menangis dan bisa kembali hidup normal.

Dari situlah lagu "Sentuh hatiku" ditulis :